"Mang beli mang....." tiba-tiba si kecil memanggil kita di dalam rumah dengan si mamang penjual jajan sudah berhenti dan menunggu di depan rumah. Apakah Bunda pernah seperti itu? Hehehe ini pengalaman pribadi penulis waktu kecil.
Yap, anak kecil suka sekali sembarangan memberhentikan penjual jajan yang lewat dan dia ingin mencoba. Yap sekali lagi... anak kecil masih suka penasaran dan ingin mencoba jajanan yang lewat. Bahkan kadang jajanan yang belum dia tahu saja dia stop. Jangan salahkan si kecil ya bunda...
Ups, lalu bagaimana cara mengajarkan agar si kecil hemat dan tidak boros.
1. Memberikan Contoh yang Baik
Anak kecil biasanya meniru perilaku orangtuanya di rumah, maka mereka juga akan mencontoh bagaimana cara Anda mengelola uang. Mendidik dengan memberikan contoh adalah salah satu cara yang paling efektif karena mereka melihat secara langsung bagaimana orang dewasa melakukannya. Saat Anda menerima gaji, biasakanlah untuk memberi contoh kepada anak Anda dengan mengajaknya menabung ke bank. Hindari perilaku menghambur-hamburkan uang, karena dapat menanamkan contoh yang kurang baik bagi si kecil.
2. Memberikan Uang Jajan Secukupnya
Memberikan uang saku adalah salah satu cara orang tua untuk mengajarkan keuangan kepada anak, sehingga sebaiknya Anda memberikan uang jajan sesuai kebutuhannya dan menambahkan sedikit untuk ditabung atau untuk beramal. Hindari memberi uang jajan yang terlalu banyak karena dapat mendorongnya untuk menghabiskan lebih dari yang dibutuhkannya. Didiklah juga anak untuk tidak menghabiskan uang jajannya, dan mengajarkannya untuk menabung atau beramal bagi yang kurang mampu.
3. Tanamkan Kebiasaan Menabung
Cara lain yang menarik untuk mendorong anak berhemat adalah dengan memberikan celengan yang lucu dan menarik. Mungkin memang kini celengan sudah jarang digunakan, namun cara ini masih efektif untuk mengajarkan anak kebiasaan menabung. Selain dengan sistem reward seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, buatlah anak semangat menabung dengan jenis celengan yang lucu.
4. Ajarkan Konsep Bekerja
Anak-anak biasanya mendapatkan uang dari kedua orang tuanya, sehingga ia kurang paham bahwa dibutuhkan usaha untuk memperoleh uang. Selain mengajarkan konsep menabung, Anda juga sebaiknya mengajarkan bahwa untuk mendapatkan uang dibutuhkan sebuah usaha, seperti contohnya bekerja. Berikanlah uang jajan jika ia melakukan suatu hal yang baik, misalnya jika buah hati Anda merapikan meja belajarnya, atau merapikan ranjangnya di pagi hari. Dengan demikian, anak akan memahami bahwa dibutuhkan kerja keras untuk mendapatkan uang
Semoga bermanfaat ya Bunda....
sumber: finansial.com

No comments:
Post a Comment